tumpukan rindu

"kenapa?"

     'tak ada apa-apa, hanya ingin dengar suaramu'
"sekarang kan sudah dengar"
     'heheee.......'
"tapi saat ini aku mash bersama teman-teman"
     'oh, iya tak apalah, masih ada waktu lain.. hmm bye'
"bye"

Haaah...
Benar-benar singkat,
percakapan 26 detik hanya membuatku semakin gila, aku mengharapkan percakapan yang lebih lama dari ini.
Padahal ada susuatu yang lebih penting yang selalu ingin kusampaikan
ledupan-ledupan kecil yang kian tertumpuk hari demi hari
Yaa.. aku sangat merindukanmu, benar-benar sangat merindukanmu....

Leave a Reply

Protected by Copyscape Originality Checker